Reksadana Syariah, Solusi Cerdas Investasi Menguntungkan

Banyak orang yang mempunyai niatan untuk berinvestasi tetapi selalu mengurungkan niatnya setelah mengetahui sistem kerja atau bagi hasil yang akan diterimanya tidak halal. Namun sekarang ini Anda tidak perlu khawatir karena ada cara berinvestasi halal, salah satunya melalui reksadana syariah yang dikeluarkan dari perusahaan daftar efek syariah Indonesia. Selain jenis investasi satu ini hanya memerlukan modal yang sedikit rendah tetapi juga menggunakan sistem syariah. Sebenarnya banyak jenis investasi lainnya yang lebih menguntungkan misalnya deposito, namun untuk melakukan hal itu Anda harus mempelajari terlebih dahulu sistem yang digunakan apakah halal atau tidak.

Sebagai pemula yang baru terjun dalam dunia investasi tentunya masih merasa bingung bagaimana langkah pertama yang harus dilakukan. Sebelum Anda memulai berinvestasi sebaiknya kenali atau pahami terlebih dahulu proses dari sistem investasi yang akan digunakan. Berikut ini beberapa ciri reksadana yang menggunakan sistem syariah dan pengolahan uangnya, antara lain :

Reksadana Syariah Bukareksa

1. Pastikan tercantum dalam daftar efek syariah.

Seperti halnya bank syariah dan juga bank konvensional yang mempunyai beberapa perbedaan didalamnya. Berbeda dengan reksadana konvensional yang tercatat dalam daftar efek biasa, untuk reksadana dengan sistem syariah umumnya akan dikeluarkan langsung oleh pihak OJK lewat daftar efek syariah. Didalamnya Anda akan menemukan sederet nama-nama perusahaan yang memperjualbelikan reksadana syariahnya dari berbagai macam atau jenis. Secara tidak langsung hal itu akan lebih membuat Anda yakin bahwa perusahaan tersebut secara resmi bertanggung jawab karena telah terverifikasi.

2. Diawasi langsung oleh dewan syariah.

Selanjutnya Anda tidak perlu khawatir lagi untuk memilih reksadana sistem syariah sebagai solusi melakukan investasi. Karena reksadana tersebut secara langsung akan diawasi oleh dewan pengurus syariah atau lebih dikenal dengan sebutan DPS. Mereka mempunyai tugas mengawasi berbagai kegiatan atau hal mengenai investasi reksadana syariah dan juga memastikan kehalalan sistem yang digunakannya.

3. Proses cleansing.

Keuntungan dalam memilih reksadana sistem syariah yaitu didalamnya terdapat proses pembersihan uang yang sebelumnya akan diberikan kepada pemilik modal. Proses tersebut sering disebut dengan proses cleansing, jadi secara otomatis uang yang digunakan sebagai bentuk investasi itu tidak akan terganggu dengan hal-hal yang membuat uang menjadi tidak halal. Dana yang didapatkan akan digunakan sebagai bentuk kegiatan yang lebih bersifat amal.

4. Terjamin halal dan berkah.

Tujuan awal seseorang melakukan investasi itu adalah mencari keuntungan, begitu juga pada reksadana yang menggunakan sistem syariah. Namun, yang berbeda yaitu mereka tidak hanya mengejar pada keuntungan materi saja tetapi juga memastikan unsur kehalalan setiap kegiatannya. Misalnya seperti yang dijelaskan diatas, dana yang masuk harus melalui proses classing. Hal itu juga bertujuan untuk menghilangkan uang dari adanya riba, riba sendiri muncul karena dana tersebut mengendap beberapa waktu lamanya pada bank. Jadi dengan proses classing tersebut Anda tidak perlu khawatir lagi sistem syariah yang mereka gunakan dalam cara pengelolaan uangnya.

Itulah beberapa ciri khusus mengenai reksadana yang menggunakan sistem syariah, selain mendapatkan penjelasan mengenai cirinya Anda juga sudah dapat melihat beberapa perbedaan dengan sistem pada reksadana konvensional. Tetapi apapun itu bentuk investasinya kembali lagi kepada orang yang akan melakukan investasi. Keuntungan yang didapatkan sebenarnya tidak jauh berbeda namun hanya saja pada sistem kerja yang sangat terlihat berbeda dari reksadana syariah dengan konvensional. Untuk mencari informasi lainnya bisa Anda membuka dalah satu situs jual beli online yang menawarkan reksadana secara online.

There are no comments yet

Why not be the first

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *